PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATERI EKONOMI KREATIF DI SMP DHARMA PATRA PANGKALAN SUSU

  • Trysanti Kisria Darsih STKIP Al Maksum Langkat, Stabat, Indonesia
Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran; Blended Learning; Google Classroom; Ekonomi Kreatif

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa saat menerapkan model pembelajaran blended learning dengan menggunakan aplikasi google classroom pada materi ekonomi kreatif mata pelajaran IPS kelas IX di SMP Dharma Patra. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Dharma Patra Pangkalan Susu. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah siswa kelas IX 1 sebanyak 32 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IX 2 sebanyak 30 orang sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang diterapkan yaitu: 1) pengujian prasyarat dengan uji normalistas dan uji homogenitas; dan 2) Uji hipotesis mengunakan uji beda Independent Sample t-Test dan Dependend Sample t-Test (Paired Sample t-Test). Berdasarkan data hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran blended learning dengan menggunakan google classroom dalam pembelajaran ekonomi kreatif mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata 60,25 menjadi 82,88 dan masuk dalam kategori hasil belajar siswa baik. Ada perbedaan antara hasil belajar antara kelas yang menerapkan model pembelajaran blended learning dengan menggunakan google classroom dalam pembelajaran ekonomi kreatif lebih tinggi daripada kelas yang menerapkan model pemebelajaran konvensional.

Referensi

Afriyanti, W. E. 2018. Penerapan Google classroom Dalam Pembelajaran Akuntansi. Skripsi. Universitas Islam Indonesia.
Depdiknas. 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Depdiknas
Hamalik, Oemar. 2009. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Hamalik, Oemar. 2013. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara
Hasanah, N. (2020). Pelatihan Penggunaan Aplikasi Microsoft Power Point Sebagai Media Pembelajaran pada Guru SD Negeri 050763 Gebang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 34-41.
Husamah. 2014. Pembelajaran bauran (blended learning) Terampil Memadukan Keunggulan Pembelajaran Face-To-Face, Elearning Offline-Online, dan Mobile Learning. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Panggayuh, Hendri. 2021. Efektivitas Model Pembelajran Blended Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X IPS 1 SMA Negeri 5 Muara Teweh Tahun Pelajaran 2020/2021. Meretas:Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 8, no.1.
Pradana, Diemas Bagas Panca. 2017. Pengaruh Penerapan Tools Google classroom pada Model Pembelajaran Project Basic Learning terhadap hasil Belajar Siswa. Jurnal IT-edu, Vol. 2(1): 59-67.
Purwanto, N. 2010. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya
Rahman. Fitria. 2018. Digital Distruption In Student Behavioral Learning, Towards Industrial Revolution 4.0. Jurnal teknik Informatika Politeknik Hasnur, vol. 4(2).
Sadri, M. (2019). Analisis Tingkat Kompetensi Pedagogik Dosen STKIP Al Maksum. LIABILITIES (JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI), 2(1), 88-99.
Sugiyono. 2018. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta Bandung.
Trianto. 2007. Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivisme. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisme.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3.
Diterbitkan
2021-04-30
Bagian
Articles