PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD T E R I N T E G R A S I K U I S BE R B A S I S WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

  • Haryati Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum
  • Ade Arianti Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum
  • Diah Kesumawati Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif, STAD, Kuis Wordwall, Berpikir Kritis

Abstrak

Model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) yang terintegrasi dengan kuis berbasis Wordwall terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII MTs Ar-Rahman. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA yang masih didominasi metode konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu VIII-A sebagai kelas eksperimen dan VIII-B sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 30 siswa. Kelas eksperimen mendapatkan perlakuan pembelajaran STAD terintegrasi Wordwall, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan instrumen esai berdasarkan indikator berpikir kritis Ennis. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan skor pretest ke posttest pada kedua kelas, namun peningkatan pada kelas eksperimen lebih tinggi (rata-rata 45,5 poin) dibanding kelas kontrol (39,1 poin). Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 75,95% dan kelas kontrol 66,08%, keduanya masuk kategori “cukup efektif”. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) pada kedua kelas, dan analisis lanjutan menunjukkan bahwa model STAD terintegrasi Wordwall lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan kolaboratif dan media digital interaktif mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan mendorong pengembangan keterampilan abad ke-21. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan untuk diterapkan secara lebih luas dalam pembelajaran.

Referensi

Aida, R. (2024). Pengaruh integrasi teknologi dalam pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Inovatif, 12(3), 45- 56.
Alifia, N. (2022). Pentingnya keterampilan berpikir kritis dalam kurikulum pendidikan nasional. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 89-100.
Andriani, P. (2023). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 14(2), 102-115.
Astuti, M., & Rini, F. (2023). Penggunaan Wordwall untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA pada siswa SMP. Jurnal Sains dan Teknologi Pendidikan, 9(1), 55-67.
Haryati et al., 2025. Analisis Kemampuan Kognitif Siswa Pada Materi Pemanasan Global Di Sma Persiapan Stabat. Jurnal Sintaksis, 7(1), 10-16.
Huda, A., Rini, F., & Hartanto, B. (2021). Penerapan model STAD untuk meningkatkan hasil belajar dan interaksi siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(4), 78-89.Ida Ayu Gde Yadnyawati, Evaluasi Pembelajaran, ed. I Ketut Suda, Cetakan Pe. (Denpasar - Bali: UNHI Press, 2019).
Kusumaningtias, A., S. Zubaidah, and S. E. Indriwati. 2022. "Pengaruh Problem Based Learning dipadu Strategi Number Head Together terhadap kemampuan metakognitif, berpikir kritis, dan kognitif biologi." Jurnal Penelitian Kependidikan 17 (1): 33–44.
Lutfianto, B., & Hartono, S. (2021). Masyarakat abad ke-21 dan pentingnya keterampilan berpikir kritis. Jurnal Pendidikan Global, 5(2), 33-44.
Sari, I. (2021). Penerapan Wordwall dalam pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Inovatif, 14(3), 45-54.
Wicaksono, A. G. C. (2022). Hubungan keterampilan metakognitif dan berpikir kritis dengan hasil belajar kognitif siswa SMA Teaching di Kabupaten Malang (Unpublished master’s thesis). Universitas Malang, Indonesia.
Diterbitkan
2025-12-30
Bagian
Articles