INTEGRASI CERITA RAKYAT DALAM PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENANAMKAN NILAI-NILAI BUDAYA PADA SISWA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi cerita rakyat dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai metode untuk menanamkan nilai-nilai budaya pada siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen di SD IT Al Maksum Stabat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan cerita rakyat meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai budaya seperti kejujuran, kerja keras, dan gotong royong. Siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi dan keterlibatan dalam proses pembelajaran, serta pengembangan keterampilan sosial dan emosional. Guru berperan penting dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang efektif, meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber cerita rakyat dan kebutuhan akan pelatihan. Dukungan dari orang tua dan komunitas juga memperkuat hasil pembelajaran. Disarankan agar sekolah mengintegrasikan lebih banyak cerita rakyat dalam kurikulum IPS dan pemerintah menyediakan dukungan yang memadai, termasuk bahan ajar dan pelatihan guru. Penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar dan berbagai konteks diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang metode ini.
Referensi
Handayani, C. S. (2024). Tantangan Dan Peluang Pembelajaran IPS Materi Keragaman Sosial Dan Budaya Di Indonesia Pada Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar. Pena Edukasia, 2(3), 109-116.
Hidayat, U. S. (2016). Model-Model Pembelajaran Efektif. Bina Mulia Publishing.
Iqbal, M., Widya, W., Andriani, R., Mustafa, M. R. A. T., & Faisal, F. (2024). Pelatihan Penulisan Cerita Anak Bergambar Berbasis E-Book: Transformasi Literasi Digital. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 15(3), 648-658.
Kanzunnudin, M. (2015). Cerita Rakyat Sebagai Sumber Kearifan Lokal. In Makalah disajikan dalam seminar kebudayaan pusat studi kebudayaan universitas muria kudus, di kudus.
Khanifah, L. N. (2021). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Dengan Pemanfaatan Cerita Rakyat Melalui Model Project Based Learning (Pjbl) Berbasis Role Playing Dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik. MIDA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 4(1).
Kuswantara, H. (2023). Pendidikan Karakter dan Kaitannya dengan Budaya: Studi tentang Pengaruh Budaya dalam Membentuk Karakter Peserta Didik. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 6(3), 183-191.
Novita, E. (2022). Praktik Pembelajaran Inovatif Guru Penggerak di SDN Inpres Tenga. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2(2), 190-201.
Rahayu, D. N. O., Sundawa, D., & Wiyanarti, E. (2023). Profil Pelajar Pancasila Sebagai Upaya Dalam Membentuk Karakter Masyarakat Global. Visipena, 14(1), 14-28.
Regina, B. D. (2023). KAJIAN SENI BUDAYA SEKOLAH DASAR (Pengantar Apresiasi Seni Tari, Drama, Musik dan Rupa). UMMPress.
Ridlo, U. (2023). Metode penelitian studi kasus: teori dan praktik. Publica Indonesia Utama.
Rufaida, H. (2017). Menumbuhkan sikap multikultural melalui internalisasi nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran IPS. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 4(1), 14-24.
Sahira, S., Rejeki, R., Jannah, M., Gustari, R., Nasution, Y. A., Windari, S., & Reski, S. M. (2022). Implementasi Pembelajaran Ips Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Di Sekolah Dasar. Autentik: Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar, 6(1), 54-62.
Siregar, Z. (2022). Partuha Maujana Simalungun (PMS): Lembaga Adat Penjaga Identitas Etnik Simalungun, 1964-1969. MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial, 6(1), 59-68.
Wibowo, D. R. (2024). Integrasi Nilai-nilai Multikulturalisme dalam Pembelajaran IPS untuk Membangun Sikap Toleran Pada Siswa MI/SD. Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(02), 112-125.
Widiastuti, A. (2020). Konsep Dasar dan Manajemen Laboratorium IPS. UNY Press.
