PEMBERDAYAAN REMAJA MASJID MELALUI PROGRAM TAHSIN DAN TAHFIZH AL-QUR'AN BERBASIS METODE TALAQQI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BUTA AKSARA AL-QUR'AN
Abstract
Persoalan buta aksara Al-Qur'an di kalangan remaja masih menjadi tantangan serius bagi umat Islam di Indonesia, sebagaimana ditunjukkan oleh data yang mengungkap tingginya proporsi generasi muda yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar . Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an remaja Masjid Al-Ikhlas melalui program tahsin dan tahfizh berbasis metode talaqqi. Program dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, yang melibatkan pengurus masjid, ustaz pembimbing, dan 25 remaja peserta selama delapan pekan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek makharijul huruf, penguasaan tajwid, dan kelancaran hafalan peserta. Program ini juga menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya masjid sebagai pusat pendidikan Al-Qur'an nonformal. Kegiatan pengabdian ini merekomendasikan keberlanjutan program secara terstruktur agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
