PELATIHAN PENERAPAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH SMA YAPIM KAMPUNG PON

  • Marice Saragih Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia
  • Devita Permata Sari Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia
  • Gayus Simarmata Universitas HKBP Nommensen Pemantang Siantar
  • Ropinus Sidabutar Universitas HKBP Nommensen Pemantang Siantar
  • Firman Pangaribuan Universitas HKBP Nommensen Pemantang Siantar
  • Hetdy Sitio Universitas HKBP Nommensen Pemantang Siantar
  • Binner Sihaloho STIKES Sehati
  • May Fitriana Hasibuan Universitas Putra Abadi Langkat
  • Meiliyani Br. Ginting Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia
  • Jontra Jusat Panggaribuan Universitas Katolik Santo Thomas Medan
Keywords: Media Pembelajaran, Video Interaktif, Hasil Belajar

Abstract

Video Interaktif adalah media pembelajaran berbasis Audio Visual, program pembelajaran yang menggunakan teks gambar, video untuk dapat meningkatkan motivasi dan kognitif siswa dalam proses belajar. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk member pelatihan kepada guru-guru dan siswa SMA Yapim Kampung Pon dalam penggunaan Media Pembelajaran Video interaktif melalui Aplikasi Canva dan Aplikasi Cupcut sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam belajar Bahasa Inggris.  Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dibagi menjadi lima bagian yaitu kegiatan pre-test, explorasi, elaborasi, konfirmasi dan post –test. Pada tahap pre-test para peserta mengerjakan soal diberikan tanpa menggunakan video interaktif, pada tahap eksplorasi naraumber melakukan brainstorming yang berhubungan dengan video interaktif, setelah melakukan brainstorming narasumber melakukan kegiatan elaborasi yaitu penelasan materi tentang penggunaan video interaktif dan menerapkan video interaktif dalam pembelajaran , pada tahap konfirmasi peserta diarahkan untuk membentuk kelompok dan mempersentasekan hasil kelompok di depan kelompok lainnya. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakaat ini peserta menyatakan rasa senang mengikuti pengabdian serta inginnya dilibatkan kembali pada kegiatan sejenis ini, hal ini dapat dilihat dari angket yang disebarkan  diperoleh  70% peserta meyatakan setuju dan 30% peserta menyatakan sangat setuju. Dari hasil  post-test peserta terdapat peningkatan nilai post-test meningkat menjadi 80,50 atau 68,94 %  dimana hasil rata-rata pre-test 55.50 dan selisih antara hasil pre-test dan post-post test adalah 25 dengan demikian   dapat disimpulkan bahwa  secara keseluruhan peserta merasa senang dan memperoleh manfaat yang signifikan dari kegiatan pengabdian tersebut serta berharap agar ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut.

Published
2025-12-30
Section
Articles