PERAN GURU KELAS DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA

  • Andhini Fitria Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Al-Maksum Langkat
  • Anggun Berliana Citra Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Al-Maksum Langkat
  • Lukita Septi Hapasari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Al-Maksum Langkat
  • Putri Nirwana Hasibuan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Al-Maksum Langkat
  • Sindi Ravika Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, STKIP Al-Maksum Langkat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh keluarga terhadap pembentukan karakter anak usia 6–12 tahun. Keluarga merupakan lingkungan pertamadan utama yang membentuk kepribadian serta karakter seorang anak. Pola asuh yang diterapkan orang tua baik otoriter, demokratis, maupun permisif memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan nilai, moral, dan sosial anak. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan pendekatan survei dan studi kasus. Subjek penelitian adalah 120 orang tua dan anak dari tiga sekolah dasar di Kota Medan, Sumatera Utara. Instrumen yang digunakan meliputi angket, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter anak (r = 0,72; p < 0,01), khususnya dalam aspek kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Sebaliknya, pola asuh otoriter cenderung menghasilkan karakter anak yang patuh namun kurang mandiri, sedangkan pola asuh permisif berkorelasi dengan rendahnya disiplindan kontrol diri anak. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pola asuh demokratis dalam keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak yang holistik. Anak adalah anugerah Tuhan bagi orang tua dalam sebuah keluarga. Anak yang dianugerahkan Tuhan memiliki beragam karakter. Beragamnya karakter pada setiap anak ini perlu dipahami oleh setiap orang tua, khususnya dalam memilih model pola asuh. Pemilihan model pola asuh yang tepat adalah penting, karena dapat mempengaruhi pembentukan karakter anak. Penelitian bertujuan untuk menguraikan model-model pola asuh dan manfaatnya bagi orang tua dalam pembentukan karakter anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan. Adapun modelmodel pola asuh orang tua terhadap pembentukan karakter anak adalah model pola asuh otoriter, model pola asuh demokratis, dan model pola asuh permisif. Manfaat pemilihan model pola asuh yang tepat adalah menjadi hubungan orang tua dengan anak semakin dekat, karakter anak menjadi lebih baik, dan anak memiliki nilai hidup.

Kata Kunci: Pola Asuh, Karakter, dan Anak.

Published
2026-06-30
Section
Articles