Efektivitas Metode Field Trip (Kunjungan Museum) Virtual Terhadap Pemahaman Konsep Peninggalan Sejarah Indonesia Pada Siswa Sekolah Dasar

  • Zulham Siregar Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum
Keywords: Field trip virtual, Pemahaman konsep sejarah, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas metode field trip virtual (kunjungan museum virtual) terhadap pemahaman konsep peninggalan sejarah Indonesia pada siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian adalah mengetahui sejauh mana pengalaman belajar virtual dapat meningkatkan pemahaman konsep, minat belajar, dan kemampuan mengidentifikasi artefak sejarah. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest kontrol. Sampel terdiri dari 60 siswa kelas V yang dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen (kunjungan museum virtual) dan kelompok kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen penelitian meliputi tes pemahaman konsep, lembar observasi keterlibatan, dan angket minat belajar. Analisis data menggunakan uji-t dan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada skor pemahaman konsep dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05). Selain itu, kunjungan museum virtual meningkatkan keterlibatan siswa dan minat belajar terhadap materi peninggalan sejarah. Temuan ini mengindikasikan bahwa field trip virtual merupakan alternatif efektif untuk memperkaya pengalaman belajar sejarah di sekolah dasar, terutama ketika kunjungan fisik terbatas. Implikasi praktis dan rekomendasi untuk integrasi teknologi dalam kurikulum sejarah juga dibahas. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi variasi platform virtual dan dampaknya terhadap retensi jangka panjang siswa serta perbedaan antar kelompok usia.

References

Habibah, S. M., & Hapsan, A. (Eds.). (2024). MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH. CV. Ruang Tentor.
Meinanta, D. R. D., Natalia, E. F., Rahma, N. R., & Satriya, M. G. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh: Studi Literatur Dari 15 Jurnal. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(6), 1012-1017.
Muis, A., Napitu, U., & Saragih, H. (2023). Pembelajaran pelajaran sejarah menjadi bermakna dengan pendekatan kontektual. Journal on Education, 5(4), 13484-13497.
Mursidi, A., & Sutopo, D. (2019). Peninggalan sejarah sebagai sumber belajar sejarah dalam penanaman nilai-nila kebangsaan di kecamatan muncar kabupaten banyuwangi. Khazanah Pendidikan, 13(1).
NABILLAH, S., SUMITRA, N. R., & ROHIMAH, I. (2024). Revolusi Teknologi: Implementasi Museum Teknologi Dalam Menciptakan Pariwisata Interaktif Di Era Society 5.0. Peta-Jurnal Pesona Pariwisata, 3(1), 26-32.
NUGROHO YULIANTO, M. P., & OLIVIA, A. (2023). Belajar Sejarah Di Luar Kelas. Uwais inspirasi indonesia.
Silvester, M. P., Purnasari, P. D., Saputro, T. V. D., & Usman, S. E. (2024). Melangkah ke era digital: Kompetensi guru sekolah dasar dalam pembelajaran berbasis teknologi. Mega Press Nusantara.
Siregar, Z., & Alwina, S. (2023). Peran Pendidikan Sejarah Dalam Memperkuat Pendidikan Karakter Siswa. Jurnal Sintaksis, 5(1), 1-8.
Siregar, Z., Mashuri, K., Darliana, E., & Fatimah, A. E. (2023). Pemberdayaan budaya lokal melalui pengabdian masyarakat: Revitalisasi permainan tradisional di lingkungan STKIP Al Maksum. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 67-75.
Tanu, I. K. (2021). Menggali Kearifan di Gedong Arca: Fungsi dan Manfaat Museum Gedong Arca Sebagai Sumber Belajar Sejarah dan Agama Hindu. Nilacakra.
Published
2025-12-30
Section
Articles