Upaya Peningkatan Kemampuan Interpersonal Melalui Model Pembelajaran Connectin Organizing Reflecting And Extending Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas Vii Mts Al Washliyah Pangkalan Berandan
Abstract
This research goes directly to the field to obtain data. The approach used is a quantitative approach because the design of this study was carried out using statistical processing numbers. Before the research, questionnaires from the variable (X) and variable (Y) were distributed at MTs Al Washliyah Pangkalan Berandan for a try out test which was distributed to 30 respondents. The results of this study are: (1) The Connecting Organizing Reflecting And Extending learning model on Akidah Akhlak subjects at MTs Al Washliyah Pangkalan Berandan is classified as good, because it has an average of 91.02 which is included in the 91-100 interval. (2) Interpersonal ability of students in the Akidah Akhlak subject at MTs Al Washliyah Pangkalan Andan is classified as good, because it has an average of 73 which is included in the interval 73-80. (3) Based on the results of hypothesis testing, there is an effect of the Connecting Organizing Reflecting And Extending learning model on students' interpersonal abilities in the Akidah Akhlak subject at MTs Al Washliyah Pangkalan Berandan.
References
Arbi, Armawati (2012), Psikologi Komunikasi Dan Tabligh, Jakarta: Amzah.
Arikunto, Suharsimi (2008), Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Bumi Aksara, Cet. VI.
(2011), Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta:Bumi Aksara.
C. Jacob (2005), Pengembangan Model ‘Connecting Organizing Reflecting And Extending’ dalam Pembelajaran Logika dengan Pendekatan Reciprocal, Bandung: FPMIPA UPI.
Dahar, Ratna Wilis (1989), Teori-teori Belajar, Jakarta: Erlangga.
Hardjana, Elang (2003), Komunikasi Intrapersonal & Komunikasi Interpersonal, Yogyakarta: Penerbit Kansius.
Hazin, Nur Khalif dan A. R. Elhan (2002), Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Karya Ilmu, 2002.
Hufad, Ahcmad (2009), Penelitian Tindakan Kelas, Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Islam Departemen Agama Republik Indonesia.
Ibnu Katsir (2004), Tafsir Ibnu Katsir, Bogor: Pustaka Imam Asy-syafi’i, Jilid 7 Juz 26. Imam Barnadib, Sutari (2002), Identifikasi Proses dan Kependidikan, Yogyakarta: Fakultas Ilmu pendidikan IKIP Yogyakarta.
M. Arni (1995), Komunikasi Organisasi, Jakarta: Bumi Aksara.
Maria S. W. Sumardjono (2006), Pedoman Pembuatan Usulan Penelitian, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Pius A. Partanto dan M. Dahlan Al Barry (2004), Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arkola, 2004.
Putra, Yuwana Siwi Wiwaha (2013), Keefektifan Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting And Extending Berbantuan CABRI Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Dimensi Tiga, Skripsi FPMIPA UNNES Semarang: Tidak diterbitkan.
Rusyan, A. Tabrani, Atang Kusdinar dan Zainal Arifin (2002), Pendekatan Dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung: Remadja Karya.
Sagala, Syaiful (2007), Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung: Alfabeta 2007. Siagian, S. P. (2002), Kiat Meningkatkan Produktivitas Kerja, Jakarta: Rineka Cipta. Sudijono, Anas (2001), Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta: CV. Rajawali, Cet. III.
Suharso dan Ana Retnoningsih (2009), Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Lux, (Semarang: CV. Widya Karya.
Sumantri, Mulyani dan Johar Permana (1999), Strategi Belajar Mengajar, Depdikbud, 1999.
Suyatno (2009), Menjelajah Pembelajaran Inovatif, Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka. Wasito, Hermawan (2002), Pengantar Metodologi Penelitian, Cet. I, Jakarta: PT Gramedia.
Wasito, Mulyana Deddy (2004), Ilmu Komunikasi Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Yamin, Martinis (2006), Kompetensi Profesionalitas Guru, Jakarta: PT. Rineka Cipta.